BALAI GTK NTB – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., melaksanakan kunjungan kerja (kunker) intensif selama dua hari di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai tanggal 13 s.d. 14 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pembelajaran di berbagai satuan pendidikan.
Didampingi langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si., kehadiran Wamendikdasmen menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan dan sinergi kebijakan antara pusat dan daerah.
Pada hari pertama, rombongan mengawali peninjauan di SD Dwijendra Kota Mataram. Wamendikdasmen memantau secara teknis persiapan sarana dan prasarana TKA. Dalam kesempatan tersebut, beliau berdialog dengan para siswa untuk memotivasi serta mengukur kesiapan mental mereka.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pelaksanaan TKA berjalan optimal dan objektif sebagai standar evaluasi mutu pendidikan nasional,” ujar Wamendikdasmen di sela peninjauan.
Selanjutnya, kunjungan berlanjut ke Sekolah Rakyat di Sentra Paramita Mataram yang melayani 100 peserta didik. Di lokasi ini, fokus utama adalah penguatan akses pendidikan bagi masyarakat dengan kebutuhan khusus. Dialog dengan tenaga pendidik menyoroti:
- Optimalisasi Sarana: Pentingnya fasilitas penunjang yang adaptif.
- Kualitas Pengajaran: Strategi pembelajaran yang inklusif untuk meningkatkan kompetensi siswa.
Pada hari kedua, agenda difokuskan pada monitoring dan evaluasi (monev) implementasi program prioritas pendidikan. Rangkaian kegiatan meliputi:
- SMPN 6 Mataram: Peninjauan simulasi dan teknis pelaksanaan TKA di tingkat menengah pertama.
- SMA Kesuma Mataram: Observasi langsung proses pembelajaran di kelas guna memastikan kurikulum berjalan efektif.
- Pondok Pesantren Roja Husnul Khotimah, Lombok Tengah: Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda penguatan pendidikan berbasis nilai dan karakter (religiusitas).
Kunjungan kerja diakhiri di SMK Plus Yanmu NW Praya. Di hadapan ratusan siswa, Wamendikdasmen memberikan pesan inspiratif mengenai pentingnya integritas diri. “Berbuat baiklah, karena jika kamu berbuat baik, kamu sesungguhnya sedang berbuat baik untuk dirimu sendiri,” pesan beliau mengutip nilai universal kebaikan.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyambut baik langkah taktis Kemendikdasmen dalam turun langsung ke lapangan. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian kendala pendidikan di daerah, baik dari sisi infrastruktur maupun distribusi kualitas guru.
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) melalui penguatan akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.
