“Setiap awal yang baru adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin.”
 BGTK NTB – Petikan motivasi ini seakan menjadi semangat yang menyelimuti halaman SMP Negeri 1 Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, pada Senin, 30 Maret 2026, ketika seluruh warga sekolah kembali berkumpul melaksanakan upacara bendera setelah melewati masa libur Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.
Upacara yang berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Wirman Kasmayadi, S.Pd., M.Si., beserta Tim Publikasi BGTK NTB.
Pada kesempatan itu, Dr. Wirman Kasmayadi bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh peserta didik dan warga sekolah untuk menjadikan momentum setelah Idul Fitri dan Nyepi sebagai waktu yang tepat untuk memperbaharui semangat belajar, memperkuat karakter, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, saling menghormati, serta terus menumbuhkan budaya positif di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing.
Suasana semakin hangat ketika di akhir kegiatan upacara dilaksanakan penyerahan bantuan berupa alat tulis sekolah dan alat kebersihan kepada pihak SMP Negeri 1 Kuripan. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BGTK NTB dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan budaya hidup bersih dan tertib di lingkungan sekolah.
Penyerahan bantuan disambut dengan penuh rasa syukur oleh pihak sekolah dan para siswa. Diharapkan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta semakin memotivasi peserta didik untuk belajar dengan lebih giat.
Kehadiran Kepala BGTK NTB bersama Tim Publikasi pada upacara perdana setelah masa libur panjang ini menjadi suntikan semangat baru bagi seluruh warga sekolah. Pagi itu tidak hanya menjadi momen kembali berkumpul setelah hari raya, tetapi juga menjadi titik awal untuk melangkah dengan semangat baru, harapan baru, dan tekad yang lebih kuat dalam menatap masa depan pendidikan yang lebih baik.

Ahmad Taudin, mantap bpk dari prov mau turun langsung ke lapangan, lanjut pak ketingkat dasar(SD) biar tau situasi langsung kebawah,