Mataram – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan pendampingan Program Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) bersama tim pusat Direktorat KSPSTK Kemendikdasmen di Ruang Sangkareang BGTK Provinsi NTB. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Barat, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan pendampingan ini dihadiri oleh Kepala BGTK Provinsi NTB beserta Tim Kerja Fasilitasi dan Kemitraan yang menangani Program BCKS. Pendampingan dilakukan sebagai upaya penguatan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan Program BCKS di daerah agar berjalan sesuai ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam sambutannya, Kepala BGTK Provinsi NTB menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim pusat KSPSTK serta partisipasi aktif seluruh dinas pendidikan yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pelaksanaan Program BCKS sehingga mampu menghasilkan calon kepala sekolah yang berkualitas dan siap menjadi pemimpin pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing.
Pada kegiatan tersebut, tim pusat KSPSTK memberikan arahan terkait implementasi pelaksanaan seleksi dan pelatihan BCKS, mulai dari proses pengusulan peserta, pengelolaan pelatihan melalui SIM-KSPSTK, hingga penguatan pemahaman terhadap regulasi penugasan guru sebagai kepala sekolah. Selain itu, tim pusat juga memfasilitasi diskusi bersama masing-masing dinas pendidikan terkait berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program di daerah.
Berbagai permasalahan yang disampaikan oleh dinas, seperti kendala administrasi, pemenuhan persyaratan peserta, sinkronisasi data, hingga teknis pelaksanaan program, dibahas secara bersama-sama dalam forum pendampingan tersebut. Tim pusat KSPSTK turut memberikan alternatif solusi dan rekomendasi tindak lanjut agar pelaksanaan Program BCKS dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Melalui kegiatan pendampingan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, BGTK, dan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan Program BCKS di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain menjadi ruang koordinasi, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman serta penyamaan persepsi dalam pelaksanaan program
