BGTK NTB Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima visitasi penataan ketatalaksanaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia yang dilaksanakan pada 2-4 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri Tata Laksana dan SDM Sekretaris Jendral, dan Perwakilan semua Tim Kerja yang ada di BGTK NTB yang berlangsung diruangan Sangkareang. Selasa, 3 Februari 2026.

 Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kemendikdasmen dalam menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menekankan pentingnya penyesuaian tata kelola organisasi dan sistem kerja di seluruh unit pelaksana teknis.

Visitasi penataan ketatalaksanaan difokuskan pada proses penyusunan, penelaahan, dan evaluasi Prosedur Operasional Standar Administrasi Pemerintahan (POS AP) serta sistem kerja yang diterapkan di lingkungan unit pelaksana teknis. Melalui kegiatan ini, Kemendikdasmen berupaya memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual tata laksana administrasi pemerintahan di unit kerja, baik yang telah memiliki dokumen POS AP maupun yang masih memerlukan penyempurnaan dan penyesuaian.

Dalam pelaksanaannya di BGTK NTB, tim visitasi melakukan penelaahan mendalam terhadap dokumen POS AP yang telah disusun, memverifikasi kesesuaian substansi dokumen dengan tugas dan fungsi unit kerja, serta mengevaluasi implementasi sistem kerja yang berjalan. Proses ini juga mencakup pemetaan alur kerja, identifikasi peran dan tanggung jawab, serta penilaian efektivitas koordinasi antarbagian dalam mendukung pelaksanaan program dan layanan BGTK NTB.

Selain penelaahan dokumen, visitasi ini juga menjadi forum evaluasi terhadap sistem kerja yang diterapkan di BGTK NTB, termasuk mekanisme perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pengendalian kegiatan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa sistem kerja yang ada telah selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mampu mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, dan berorientasi pada kinerja.

Tim visitasi berasal dari Sekretariat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan yang terdiri atas Dedy Cahyadi, Gina Suryaningsih, dan Bulan Mutiara S. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian visitasi penataan ketatalaksanaan yang dilaksanakan Kemendikdasmen pada sejumlah unit pelaksana teknis di daerah, termasuk Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan data dan rekomendasi yang komprehensif sebagai dasar penyempurnaan tata laksana administrasi pemerintahan di lingkungan Kemendikdasmen.

Bagi BGTK Provinsi Nusa Tenggara Barat, visitasi penataan ketatalaksanaan ini menjadi momentum strategis untuk melakukan refleksi dan evaluasi internal terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Penataan POS AP dan sistem kerja diharapkan dapat meningkatkan kejelasan prosedur, memperkuat pembagian peran dan tanggung jawab, serta mendorong peningkatan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan di lingkungan BGTK NTB.

Melalui penguatan tata laksana administrasi pemerintahan, BGTK NTB berkomitmen untuk terus mendukung arah kebijakan Kemendikdasmen dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Penataan ketatalaksanaan ini juga diharapkan mampu memperkuat peran strategis BGTK NTB dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya melalui penyelenggaraan program pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat secara berkelanjutan.