BGTK NTB – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan bagi Operator dan Bendahara Sekolah yang diikuti oleh 60 peserta dari unsur operator dan bendahara sekolah jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala BGTK Provinsi NTB, Wirman Kasmayadi, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan dalam mendukung tata kelola sekolah yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Wirman Kasmayadi menegaskan bahwa setiap unsur di satuan pendidikan memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu.
“Guru adalah wajah pembelajaran. Namun, operator sekolah adalah penjaga kualitas data pendidikan, dan bendahara sekolah adalah penjaga akuntabilitas penggunaan dana pendidikan. Ketiganya merupakan pilar penting yang memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.”
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa operator sekolah tidak lagi sekadar bertugas menginput data, tetapi juga berperan sebagai penjaga integritas dalam pendidikan. Data yang akurat, mutakhir, dan valid menjadi fondasi dalam penyusunan berbagai kebijakan pendidikan. Oleh karena itu, setiap data yang dikelola harus mencerminkan kondisi riil di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, bendahara sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pengelolaan anggaran pendidikan dilakukan secara tertib, transparan, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinergi antara guru, operator sekolah, dan bendahara menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola sekolah yang berkualitas.
Kepala BGTK NTB juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan berbagi praktik baik dalam menghadapi berbagai dinamika pengelolaan administrasi, data pendidikan, serta tata kelola keuangan sekolah yang terus berkembang.
“Kompetensi harus terus ditingkatkan seiring perkembangan kebijakan dan transformasi digital di dunia pendidikan. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di satuan pendidikan masing-masing dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan,” pesannya.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh penguatan kompetensi terkait pengelolaan data pendidikan, administrasi sekolah, tata kelola keuangan, serta pemahaman terhadap berbagai kebijakan terbaru di bidang pendidikan.
BGTK Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Diharapkan, pelatihan ini semakin memperkuat peran operator dan bendahara sekolah sebagai mitra strategis dalam mendukung transformasi pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat
