BGTK NTB, MATARAM, NTB — Upaya memperkuat peran generasi muda dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba terus dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Dalam rangka implementasi Program Aksi Nasional Anti Narkoba, khususnya melalui program Ananda Bersih Narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat melaksanakan Pelantikan dan Pembekalan Pengurus Pimpinan Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba Tingkat Daerah NTB dan Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) masa bakti 2026–2031, Jumat, 11 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Wisma BGTK Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

Pelantikan pengurus Saka Anti Narkoba tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun kader-kader muda yang memiliki kepedulian dan komitmen terhadap upaya pencegahan narkoba. Melalui Gerakan Pramuka, nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial dapat menjadi modal penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh menghadapi berbagai ancaman, termasuk narkotika.

Program Ananda Bersih Narkoba menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda sejak dini. Karena itu, keterlibatan berbagai unsur, termasuk Gerakan Pramuka, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih dari narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, para pengurus Saka Anti Narkoba tingkat daerah dan Kwarcab juga mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi. Pembekalan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pengurus untuk mengembangkan berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan preventif yang dekat dengan dunia generasi muda.

Melalui peran aktif Saka Anti Narkoba, para anggota Pramuka diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan teladan dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan narkoba di lingkungan keluarga, sekolah, organisasi, maupun masyarakat.

Pemanfaatan Fasilitas BGTK NTB untuk Kegiatan Positif

Pemanfaatan Wisma BGTK Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan turut memberikan ruang bagi terselenggaranya kegiatan pembekalan dan penguatan kapasitas yang memberikan manfaat bagi generasi muda.

Sebagai fasilitas yang mendukung berbagai kegiatan pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan ruang dan fasilitas BGTK NTB untuk kegiatan positif seperti ini menjadi bagian dari kontribusi dalam mendukung terciptanya ekosistem pembinaan yang sehat, edukatif, dan produktif.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa fasilitas kelembagaan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai agenda positif yang sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia dan penguatan karakter generasi muda di Nusa Tenggara Barat.

Kolaborasi antara BNNP NTB dan Gerakan Pramuka, dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan mampu memperluas jangkauan gerakan pencegahan narkoba hingga ke berbagai lapisan masyarakat.

Dengan dilantiknya Pengurus Pimpinan Saka Anti Narkoba Tingkat Daerah NTB dan Tingkat Kwarcab masa bakti 2026–2031, diharapkan lahir semangat baru untuk bergerak bersama dalam mewujudkan generasi muda NTB yang sehat, berkarakter, produktif, dan bersih dari narkoba.

Dari ruang pembinaan, lahir generasi berkarakter. Bersama bergerak mewujudkan generasi muda NTB yang sehat dan bersih dari narkoba.