BGTK NTB – Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Guru Pendidikan Dasar menyelenggarakan Workshop Pendidikan bertema “Penguatan Tata Kelola Guru untuk Mewujudkan Pendidikan Bermutu dan Berkeadilan” bertempat di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 20-21 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan dimulai pada hari Selasa (20/10) melibatkan guru-guru dari Kabupaten Lombok Timur dengan jumlah undangan sebanyak 100 orang. Melalui workshop ini, para guru mendapat wadah untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya tata kelola guru dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Workshop dibuka dengan rangkaian sambutan dari sejumlah pemangku kepentingan. Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTB, Wirman Kasmayadi turut memberikan sambutan dalam kegiatan ini. Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, yaitu Lalu M. Jauhari selaku Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur M. Nurul Wathoni.
Selanjutnya, H. Lalu Hadrian Irfani selaku Wakil Ketua Komisi X DPR RI, hadir sebagai keynote speaker sekaligus membuka kegiatan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dan sesi tanya jawab bersama peserta. Melalui rangkaian tersebut, workshop menjadi ruang komunikasi antara pemangku dan para guru untuk membahas persoalan serta kebutuhan dalam penyelenggaraan pendidikan.
Salah satu hal penting yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah bahwa proses belajar tidak hanya berlaku bagi peserta didik, tetapi juga bagi guru. Sebagai tenaga pendidik, guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Oleh karena itu, guru perlu terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta memperbarui pengetahuan dan keterampilannya agar mampu menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Lalu Hadrian Irfani pada sambutannya menekankan pentingnya upaya bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk mengakses pendidikan, penguatan kapasitas guru dan sistem pendidikan diharapkan dapat mendukung terwujudnya pendidikan yang lebih merata, sehingga tidak ada lagi anak yang tidak bersekolah maupun terpaksa berhenti sekolah.
Pendidikan yang bermutu dan berkeadilan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, hingga pemangku kepentingan lainnya. Setiap pihak memiliki peran dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung proses belajar dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. Dalam hal ini, guru tidak hanya berperan menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan peserta didik.
Melalui workshop ini, diharapkan para peserta memperoleh pemahaman yang semakin luas mengenai pentingnya peningkatan kompetensi dan penguatan tata kelola guru. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi yang berkelanjutan antara pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
