BGTK NTB — Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat mendukung peningkatan kompetensi guru melalui Pelatihan Matematika Gembira Jenjang Sekolah Dasar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini resmi dibuka pada Senin, 12 Oktober 2026, dan diikuti 67 guru jenjang PAUD dan SD serta empat fasilitator.

Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M., Kabid GTK Abdul Muis, S.Pd., M.M.Inov., Kasi PTK SD Aan Endaniyar Saputra, S.E., M.M.Inov., serta Kasubbag Umum BGTK NTB, Lale Srilastatun, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Kepala BGTK NTB.

Dalam sambutannya, Lale Srilastatun menyampaikan bahwa BGTK NTB menjadi pelaksana awal program Matematika Gembira melalui penyiapan fasilitator yang nantinya mendampingi guru-guru di kabupaten/kota se-NTB. Pembelajaran matematika perlu diperkenalkan sejak dini dengan pendekatan yang menyenangkan agar murid mampu memahami konsep matematika tanpa rasa takut.

Pelatihan ini dilaksanakan selama dua bulan melalui pembelajaran daring dan luring dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS). Program tersebut bertujuan meningkatkan hasil belajar murid serta mendorong peningkatan mutu pendidikan secara terukur di Kabupaten Sumbawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M., saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya mengubah stigma bahwa matematika merupakan pelajaran yang menakutkan. Melalui metode Matematika Gembira, guru diharapkan mampu membangun pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat kemampuan berpikir sistematis murid sejak usia dini.

Ia juga berharap para peserta dapat menerapkan hasil pelatihan dan mengimbaskannya kepada guru lain di sekolah maupun gugus, sehingga manfaat program menjangkau lebih banyak pendidik dan murid.

Melalui kolaborasi BGTK NTB dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Pelatihan Matematika Gembira diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kompetensi guru dan menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, menyenangkan, serta berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.