BGTK NTB – SMPN 2 Mataram dan SMPN 1 Gerung sukses menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Senin (6/4/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan calon siswa/siswi dari berbagai wilayah di Kota Mataram dan sekitarnya, sebagai salah satu tahap seleksi zonasi dan prestasi untuk memastikan penerimaan siswa berkualitas.

Pelaksanaan TKA di SMPN 2 Mataram berlangsung di tiga ruangan kelas utama, dengan masing-masing ruangan menampung 20 siswa/siswi, sehingga total 60 peserta mengikuti ujian secara serempak. Ruangan-ruangan tersebut dilengkapi fasilitas pendukung seperti meja kursi,ventilasi udara segar, dan alat tulis standar yang disediakan panitia.

Kepala SMPN 2 Mataram, Nengah Sri Swathi, menyampaikan kepuasannya atas kelancaran pelaksanaan TKA hari pertama. “Kami sengaja membagi peserta ke tiga ruangan untuk mengoptimalkan pengawasan dan mengurangi risiko kecurangan,” Ujarnya.

Di lokasi terpisah, SMPN 1 Gerung melaksanakan tes serupa dengan memanfaatkan satu ruangan kelas besar yang mampu menampung 25 siswa/siswi sekaligus. Ruangan ini dipilih karena kapasitasnya yang memadai, ventilasi udara yang baik, serta jarak antarpeserta yang cukup untuk memudahkan pengawasan secara efektif. Kepala sekolah setempat, Zainal Abidin, menambahkan bahwa strategi ini terbukti efisien mengingat jumlah peserta yang tidak terlalu banyak dan tetap memastikan tidak ada gangguan selama ujian berlangsung.

Zainal Abidin selaku kepala sekolah SMPN 1 Gerung, menekankan pentingnya pelaksanaan TKA. “Dengan 25 peserta di satu ruang, kami bisa memantau lebih intensif. Tes ini tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tapi juga ketahanan mental siswa. Alhamdulillah, tidak ada keluhan dari para peserta,” ungkapnya.

Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan  (BGTK NTB), Wirman Kasmayadi, yang turut memantau pelaksanaan secara langsung, memberikan apresiasi tinggi atas kelancaran acara. “Pelaksanaan TKA di SMPN 2 Mataram dan SMPN 1 Gerung berlangsung secara transparan dan Kami melihat komitmen luar biasa dari kepala sekolah dan tim panitia dalam menjaga integritas ujian. Pembagian peserta dan fasilitas yang memadai menjadi contoh terbaik bagi sekolah lain di NTB. Alhamdulillah, partisipasi mencapai 100 persen tanpa hambatan,” ujarnya.

Dengan suksesnya tes hari ini, kedua sekolah optimis menjaring generasi muda berprestasi dan tangguh di masa depan