“Dari ruang belajar yang kembali berdiri, harapan masa depan anak-anak bangsa kembali tumbuh.”

Bireuen – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, pada Selasa (10/3). Kunjungan ini sekaligus menandai dimulainya Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 serta peninjauan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi para siswa di daerah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen melakukan peletakan batu pertama pembangunan di sejumlah satuan pendidikan, di antaranya UPTD TK Negeri Mujahidin, UPTD SMP Negeri 2 Peudada, dan SMK Kesehatan Muhammadiyah. Program revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang terdampak bencana.

Di Kabupaten Bireuen sendiri, tercatat 116 sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) revitalisasi dengan total bantuan mencapai Rp167,4 miliar. Bantuan tersebut diberikan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah, mulai dari pembangunan ruang kelas baru, perpustakaan, laboratorium, toilet, hingga ruang administrasi, serta dukungan sarana dan prasarana penunjang lainnya.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti berharap revitalisasi ini dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa. Dengan fasilitas pendidikan yang semakin baik, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan lebih optimal sekaligus menjadi bagian dari upaya membangkitkan kembali semangat masyarakat pascabencana.

Selain meninjau pembangunan infrastruktur sekolah, Mendikdasmen juga mengunjungi UPTD SMP Negeri 2 Peudada untuk melihat langsung gladi persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong para siswa untuk menghadapi ujian dengan semangat, kejujuran, dan rasa percaya diri.

Hasil Tes Kemampuan Akademik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui jalur prestasi.

Kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan Mendikdasmen untuk berdialog dengan guru dan siswa serta menyerahkan bantuan pemerintah kepada pihak sekolah. Suasana hangat pun tercipta ketika Menteri bersama para siswa menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman”, menutup kunjungan dengan semangat kebersamaan dan harapan baru bagi pendidikan di daerah tersebut.