Bahasa adalah jendela dunia, dan di tangan guru, jendela itu mulai terbuka.
BGTK NTB – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dasar kembali ditunjukkan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat (BGTK NTB). Pada Kamis, 5 Maret 2026, BGTK NTB menyelenggarakan Sosialisasi dan Orientasi Teknis Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD MBI) Tahap 1 Tahun 2026 secara daring.
Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum pelaksanaan pembelajaran program, sekaligus ruang penyamaan persepsi bagi seluruh pihak yang terlibat agar pelaksanaan program berjalan terarah dan optimal.
Orientasi dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama diperuntukkan bagi para fasilitator dan dimulai pada pukul 09.00 WITA. Sebanyak tiga orang fasilitator yang akan mendampingi pelaksanaan program PKGSD MBI Tahap 1 mengikuti sesi ini. Dalam pertemuan tersebut, para fasilitator memperoleh penjelasan mengenai peran dan tanggung jawab mereka selama program berlangsung, alur kegiatan pembelajaran, serta mekanisme pendampingan yang akan diberikan kepada para peserta.
Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan pada pukul 13.00 WITA dan diikuti oleh 99 orang peserta yang berasal dari tiga wilayah, yaitu Kota Mataram sebanyak 48 orang, Kabupaten Lombok Barat sebanyak 26 orang, dan Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 25 orang. Para peserta merupakan guru sekolah dasar yang akan mengikuti program peningkatan kompetensi mengajar bahasa Inggris.
Sebelum mengikuti kegiatan orientasi, seluruh peserta telah mengikuti placement test kemampuan bahasa Inggris melalui EF Standard English Test (EF SET). Melalui tes tersebut, setiap peserta memperoleh sertifikat yang menunjukkan tingkat kompetensi bahasa Inggris yang dimiliki.
Berdasarkan hasil tes tersebut, peserta kemudian dikelompokkan ke dalam kelas sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing, yaitu dua kelas pada level A1 dan satu kelas pada level A2. Pengelompokan ini dilakukan agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, terarah, serta sesuai dengan kebutuhan peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BGTK NTB turut memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta. Beliau mengajak para guru untuk mengikuti program ini dengan penuh komitmen serta menjadikannya sebagai peluang berharga untuk meningkatkan kapasitas diri dalam mengajar bahasa Inggris di sekolah dasar.
Sebagai penutup kegiatan, para peserta dibagi ke dalam breakout room sesuai dengan kelas masing-masing dan didampingi oleh admin kelas. Pada sesi ini peserta mendapatkan penjelasan lebih rinci mengenai pelaksanaan program, jadwal kegiatan pembelajaran, serta panduan dalam mengakses Learning Management System (LMS) yang akan digunakan selama proses belajar berlangsung.
Melalui kegiatan sosialisasi dan orientasi teknis ini, diharapkan seluruh fasilitator dan peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan Program PKGSD MBI Tahap 1 Tahun 2026, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
