BALAI GTK NTB  – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi membuka kegiatan “Pelatihan Fasilitator Kelompok Kerja Guru Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK Provinsi NTB Tahun 2026”. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Wisma Disiplin BGTK Provinsi NTB dan akan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 21 Juni hingga 24 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 120 orang peserta yang merupakan perwakilan pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di NTB. Selama pelatihan berlangsung, para peserta akan didampingi secara intensif oleh 10 fasilitator nasional yang siap membagikan ilmu, strategi, serta pendampingan praktik langsung.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi NTB, Bapak Dr. Samsul Hadi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi besar kepada seluruh peserta. Beliau menyampaikan bahwa menjadi fasilitator bisa memberikan banyak pengalaman dan mendorong guru untuk terus berinovasi. “Efisiensi bukanlah halangan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di NTB,” tegas beliau di hadapan para pendidik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BGTK NTB Bapak Dr. Wirman Kasmayadi, S.Pd., M.Si., turut memberikan arahan strategis. Beliau memaparkan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menempatkan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagai salah satu program prioritas untuk mewujudkan pendidikan bermutu. Wirman Kasmayadi menekankan pentingnya program pendampingan melalui wadah Kelompok Kerja (seperti KKG, MGMP, MKKS, dsb.). Beliau berharap agar para peserta dapat saling berkolaborasi dan memecahkan permasalahan secara kolektif di kelompok kerjanya masing-masing. Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) sendiri ditujukan untuk menciptakan suasana belajar yang memuliakan, bermakna, dan holistik bagi murid. Sedangkan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) diharapkan dapat membekali murid dengan keterampilan esensial masa depan seperti berpikir komputasional dan literasi digital.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, BGTK Provinsi NTB berharap para fasilitator dapat menjadi ujung tombak perubahan di satuan pendidikan dan kelompok kerja masing-masing, memastikan transformasi pendidikan berjalan dengan optimal di Nusa Tenggara Barat.