{"id":987512813,"date":"2026-07-10T08:50:03","date_gmt":"2026-07-10T00:50:03","guid":{"rendered":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/?p=987512813"},"modified":"2026-07-10T09:44:05","modified_gmt":"2026-07-10T01:44:05","slug":"komisi-x-dpr-ri-serap-aspirasi-pendidikan-di-ntb-perkuat-komitmen-mewujudkan-sistem-pendidikan-nasional-yang-berkualitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/?p=987512813","title":{"rendered":"Komisi X DPR RI Serap Aspirasi Pendidikan di NTB,  Perkuat Komitmen Mewujudkan Sistem Pendidikan Nasional yang Berkualitas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>BGTK NTB<\/strong><\/span> \u2013 <span style=\"color: #000000;\">Mataram, 9 Juli 2026 \u2013 Komitmen menghadirkan sistem pendidikan nasional yang semakin berkualitas terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal tersebut tercermin dalam Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Sistem Pendidikan Nasional Komisi X DPR RI ke Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025\u20132026, Kamis (9\/7).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, S.T., M.Si., bersama anggota Komisi X DPR RI Dr. Sofyan Tan, Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, S.P., M.P., dan H. Muh. Nur Purnamasidi, S.Sos., M.Si. Turut mendampingi rombongan, Direktur Pendidikan Profesi Guru, Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed., yang mengikuti rangkaian peninjauan lapangan dan dialog bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat serta para pemangku kepentingan pendidikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Agenda kunjungan diawali dengan peninjauan langsung ke SMA Negeri 1 Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, untuk melihat kondisi dua ruang kelas yang roboh. Kehadiran rombongan menjadi wujud kepedulian terhadap keberlangsungan layanan pendidikan. Pada kesempatan tersebut, rombongan juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan agar proses pembelajaran di sekolah dapat kembali berlangsung secara optimal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Usai melakukan peninjauan lapangan, rombongan melanjutkan agenda ke Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI hadir bersama Direktur Pendidikan Profesi Guru, Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed. untuk berdialog dengan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, serta para pemangku kepentingan pendidikan di Provinsi NTB.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Tambora, Kantor Gubernur NTB tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Dinas Pendidikan Kabupaten\/Kota se-Provinsi NTB, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, BPMP NTB, BGTK Provinsi NTB, organisasi profesi guru, Dewan Pendidikan, Komite Sekolah, HIMPAUDI, perwakilan satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga pendidikan menengah dan vokasi, pendidikan nonformal, serta pondok pesantren.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri menyampaikan bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>&#8220;Sekolah boleh berbeda bentuknya, tetapi harapan setiap orang tua selalu sama, yaitu ingin anak-anaknya memiliki masa depan yang lebih baik daripada orang tuanya. Kami siap berdiskusi dan bersama-sama membangun pendidikan demi mencetak generasi unggul Indonesia<\/em>&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, ST., M.Si menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya mengenai tantangan dan kebutuhan dunia pendidikan, sebagai bahan penyempurnaan RUU tentang Sistem Pendidikan Nasional. Berbagai masukan dari pemerintah daerah, organisasi profesi, hingga para pelaku pendidikan di NTB menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan daerah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada kesempatan tersebut, Direktur Pendidikan Profesi Guru Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed, menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi X DPR RI terhadap peningkatan kualitas dan profesionalisme guru di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari penguatan kualitas guru, pemerataan layanan pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan, hingga penyempurnaan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional. Beragam masukan dari pemerintah daerah, organisasi profesi, dan para pemangku kepentingan pendidikan di NTB menjadi bahan penting dalam penyusunan regulasi yang diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Menanggapi aspirasi yang disampaikan dalam forum diskusi, Direktur Pendidikan Profesi Guru, Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed., menyampaikan bahwa hampir seluruh guru di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang telah lama mengajar telah memiliki sertifikat pendidik. Ia mengapresiasi dukungan Komisi X DPR RI terhadap berbagai kebijakan yang mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh guru di Provinsi NTB yang telah lama mengabdi kini telah memiliki sertifikat pendidik. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat mutu sumber daya manusia di bidang pendidikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, Ferry juga mengingatkan bahwa pendaftaran Pendidikan Profesi Guru (PPG) masih dibuka hingga 15 Juli 2026. Ia mengajak seluruh guru yang telah lama mengajar dan telah terdaftar di Dapodik untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah menuju profesionalisme yang lebih kuat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>&#8220;Profesi guru adalah profesi yang mulia. Sama seperti dokter yang tidak dapat berpraktik sebelum menyelesaikan pendidikan profesinya, guru juga harus memiliki kompetensi yang dibuktikan melalui sertifikat pendidik. Harapan kami, setelah program PPG Dalam Jabatan selesai dituntaskan, guru baru yang memasuki profesi ini adalah guru yang telah memiliki sertifikat pendidik. Untuk itu, kami memohon dukungan Ketua, Wakil Ketua dan seluruh anggota Komisi X DPR RI agar upaya penguatan profesionalisme guru melalui PPG dapat terus berlanjut,&#8221;<\/em> ujar Ferry.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Melalui kunjungan kerja ini, semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin diperkuat untuk menghadirkan sistem pendidikan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkualitas. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang semakin berpihak kepada peserta didik, memperkuat profesionalisme guru, serta mewujudkan pendidikan Indonesia yang maju menuju Generasi Emas 2045.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BGTK NTB \u2013 Mataram, 9 Juli 2026 \u2013 Komitmen menghadirkan sistem pendidikan nasional yang semakin berkualitas terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal tersebut tercermin dalam Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Sistem Pendidikan Nasional Komisi X DPR RI ke Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Masa Persidangan V Tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":987512815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[7,8],"tags":[],"class_list":["post-987512813","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kegiatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/987512813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=987512813"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/987512813\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":987512817,"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/987512813\/revisions\/987512817"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/987512815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=987512813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=987512813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bgtkntb.kemendikdasmen.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=987512813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}